Berat Badan Ibu Menunjang Kesehatan Bayi

BERAT badan ibu sebelum hamil dan kenaikan berat badannya selama hamil ternyata dapat berpengaruh terhadap kesehatan serta pertumbuhan janin dalam kandungannya. Mengapa demikian? Kesehatan dan pertumbuhan janin sangat dipengaruhi oleh kesehatan ibunya. Salah satu faktor penting untuk kesehatan ibu adalah pengaturan berat badan, yang sebaiknya dilakukan sejak si ibu merencanakan kehamilan. Indeks massa tubuh (body mass index) yang normal untuk wanita yaitu antara 19-23. Bila berat badan ibu sebelum hamil adalah terlalu kurus atau terlalu gemuk, maka sebaiknya diatur dahulu agar berat badannya normal. Berikut ada beberapa hal yang perlu dipertimbangkan untuk pengaruh berat badan ibu terhadap kehamilan:

  • Bila berat badan ibu sebelum hamil adalah normal, maka kenaikan berat badan ibu sebaiknya antara 9-12 kg
  • Kalau berat badan sebelumnya adalah berlebih, maka kenaikan berat badannya cukup antara 6-9 kg.
  • Bila sebelum kehamilan berat badan ibu adalah kurang, maka kenaikan berat badan sebaiknya antara 12-15 kg
  • Jika ibu mengandung bayi kembar dua atau lebih, maka kenaikan berat badan selama kehamilan harus lebih banyak lagi, tergantung dari jumlah bayi yang dikandung Baca entri selengkapnya »

Bayi Sehat Ibu Senang

Salah satu sehatnya bayi dengan cara diberi imunisasi contohnya,

Banyak hal yang mempengaruhi kesehatan bayi. Selain konsumsi makanan dan minuman yang penuh nutrisi yang baik akan perkembangan gizi, istirahat, dan cukup mendapatkan kasih sayang, bayi juga membutuhkan imunisasi yang dapat melindungi bayi dari penyakit-penyakit berbahaya.

Imunisasi yang diberikan kepada bayi dapat membentuk sistem kekebalan tubuh yang dapat melindungi bayi hingga nanti tumbuh dewasa. Pemberian imunisasi biasa diadakan di Rumah Sakit bagian anak atau Posyandu yang diselenggarakan oleh kelompok ibu-ibu rumah tangga di puskesmas-puskesmas terdekat.

Seorang ibu harus memperhatikan jadwal-jadwal pemberian imunisasi dan pada umur berapa imunisasi tersebut diberikan pada bayi. Informasi mengenai imunisasi dapat diperoleh di Puskesmas dan Rumah Sakit terdekat. Bayi yang baru lahir hingga berumur 1 minggu harus mendapatkan imunisasi BCG sesegera mungkin untuk menghindari tertularnya penyakit TBC.

Bayi Sehat

Kesehatan Bayi

Sedangkan bayi yang berumur 3 bulan memperoleh imunisasi polio 1, 2, dan 3 dan diberikan dengan jarak masing-masing 1 minggu. Imunisasi polio diberikan bersamaan dengan DPT yang dapat melindungi bayi dari penyakit Tetanus. Menginjak usia 9 bulan, bayi harus diimunisasi campak.

Imunisasi ini berguna sebagai pencegah bayi terkena penyakit cacar berulang, artinya deengan diimunisasi campak, seorang bayi hanya akan terkena penyakit cacar sekali seumur hidupnya. Saat bayi berumur 1 tahun, semua imunisasi tersebut diulang kembali sekali lagi dengan jarak pemberian sama persis seperti sebelumnya.

Pemberian imunisasi pada bayi juga harus didukung dengan peningkatan gizi makanan sehingga daya tahan dan sistim kekebalan tubuh bayi sangat kuat. Satu hal lagi yang perlu diperhatikan adalah timbulnya demam pada bayi yang baru saja diimunisasi.

Ibu tak perlu kuatir tentang hal ini, cukup berikan obat penurun panas sesuai dengan anjuran dokter atau kompres hingga demam bayi anda turun. Bila panas tidak turun dalam 3 hari, barulah bawa bayi anda ke dokter atau rumah sakit terdekat.

Posyandu dan rumah sakit poli anak biasanya juga memberikan layanan pantauan kesehatan bayi anda saat mengadakan imunisasi. Pemantauan tersebut berdasarkan berat badan dan panjang bayi yang tertulis dalam grafik hijau di Kartu Menuju Sehat (KMS).

Anda dapat mendiskusikan masalah dan juga mendapatkan informasi serta solusi untuk mengatasi permasalahan yang timbul. Kartu Menuju Sehat ini digunakan untuk memantau bayi dari lahir hingga berumur 5 tahun.

‘Si Hijau Yang Gesit’

RBC

"Si Hijau yang Gesit"

Mobil terkadang menjadi sebuah alat tarnsportasi pada umumnya, tapi lain untuk yang satu ini? Di sebuah Lembaga yang bernama RBC ( Rumah Bersalin Cuma – Cuma ), ada sebuah mobil hijau yang bertuliskan “health  mobile”, mobil ini merupakan mobil yang bertugas dalam menjemput pasien yang membutuhkannya. Saya menyebutnya dengan ” Si Hijau yang Gesit”, mengapa?? Karena mobil ini sudah sangat berjasa dalam mengantar jemput paisien RBC. Mengapa tidak, didalam segala kondisi cuaca apapun mobil ini terus melaju dengan sangat meyakinkan. Tidak ada kata untuk lelah tidak ada kata untuk berhenti sejenak. Bila ada pasien yang membutuhkannya dia akan selalu menjemputnya. Apa lagi kondisi pasien tersebut sudah sangat tidak memungkinkan untuk berjalan apalagi pergi sendiri.

Mobil ini sudah sangat berjasa untuk masyarakat, sudah sepantasnya mobil ini mendapatkan apresisasi dari masyarakat. Mobil yang berkapasitas cukup besar ini akan selalu ada untuk membantu masyarakat yang membutuhkanya. Tidak perduli seberapa jauh jarak yang di tempuh, dia akan selalu menjadi “Si Hijau yang Gesit”.

Persalinan Asuhan Sayang Ibu sebagai Dasarnya

Persalinan adalah proses yang fisiologis dan merupakan kejadian yang menakjubkan bagi seorang ibu dan keluarga. Penatalaksanaan yang terampil dan handal dari bidan serta dukungan yang terus-menerus dengan menghasilkan persalinan yang sehat dan memuaskan  dapat memberikan pengalaman yang menyenangkan.
Sebagai bidan, ibu akan mengandalkan pengetahuan, keterampilan dan pengambilan keputusan dari apa yang dilakukan. Hal ini dimaksudkan untuk :

  1. Mendukung ibu dan keluarga baik secara fisik dan emosional selama persalinan dan kelahiran.
  2. Mencegah membuat diagnosa yang tidak tepat, deteksi dini dan penanganan komplikasi selama persalinan dan kelahiran.
  3. Merujuk ke fasilitas yang lebih lengkap bila terdeteksi komplikasi.
  4. Memberikan asuhan yang akurat dengan meminimalkan intervensi.
  5. Pencegahan infeksi yang aman untuk memperkecil resiko.
  6. Pemberitahuan kepada ibu dan keluarga bila akan dilakukan tindakan dan terjadi penyulit.
  7. Memberikan asuhan bayi baru lahir secara tepat.
  8. Pemberian ASI sedini mungkin.

Kebutuhan dasar selama persalinan tidak terlepas dengan asuhan yang diberikan bidan. Asuhan kebidanan yang diberikan, hendaknya asuhan yang sayang ibu dan bayi. Asuhan yang sayang ibu ini akan memberikan perasaan aman dan nyaman selama persalinan dan kelahiran.

Konsep Asuhan Sayang Ibu
Konsep asuhan sayang ibu menurut Pusdiknakes, 2003 adalah sebagai berikut:

  1. Asuhan yang aman berdasarkan evidence based dan ikut meningkatkan kelangsungan hidup ibu. Pemberian asuhan harus saling menghargai budaya, kepercayaan, menjaga privasi, memenuhi kebutuhan dan keinginan ibu.
  2. Asuhan sayang ibu memberikan rasa nyaman dan aman selama proses persalinan, menghargai kebiasaan budaya, praktik keagamaan dan kepercayaan dengan melibatkan ibu dan keluarga dalam pengambilan keputusan.
  3. Asuhan sayang ibu menghormati kenyataan bahwa kehamilan dan persalinan merupakan proses alamiah dan tidak perlu intervensi tanpa adanya komplikasi.
  4. Asuhan sayang ibu berpusat pada ibu, bukan pada petugas kesehatan.
  5. Asuhan sayang ibu menjamin ibu dan keluarganya dengan memberitahu tentang apa yang terjadi dan apa yang bisa diharapkan.

Badan Coalition Of Improving Maternity Services (CIMS) melahirkan Safe Motherhood Intiative pada tahun 1987. CIMS merumuskan sepuluh langkah asuhan sayang ibu sebagai berikut: (1) Menawarkan adanya pendampingan saat melahirkan untuk mendapatkan dukungan emosional dan fisik secara berkesinambungan. (2) Memberi informasi mengenai praktek kebidanan, termasuk intervensi dan hasil asuhan. (3) Memberi asuhan yang peka dan responsif dengan kepercayaan, nilai dan adat istiadat. (4) Memberikan kebebasan bagi ibu yang akan bersalin untuk memilih posisi persalinan yang nyaman bagi ibu. (5) Merumuskan kebijakan dan prosedur yang jelas untuk pemberian asuhan yang berkesinambungan. (6) Tidak rutin menggunakan praktek dan prosedur yang tidak didukung oleh penelitian ilmiah tentang manfaatnya, seperti: pencukuran, enema, pemberian cairan intervena, menunda kebutuhan gizi, merobek selaput ketuban, pemantauan janin secara elektronik. (7) Mengajarkan pada pemberi asuhan dalam metode meringankan rasa nyeri dengan/ tanpa obat-obatan. (8) Mendorong semua ibu untuk memberi ASI dan mengasuh bayinya secara mandiri. (9) Menganjurkan tidak menyunat bayi baru lahir jika bukan karena kewajiban agama. (10) Berupaya untuk mempromosikan pemberian ASI dengan baik.

Baca entri selengkapnya »

Manfaat ASI Untuk Bayi

ASI adalah makanan yang terbaik untuk bayi. ASI tidak hanya memberikan manfaat untuk bayi saja, melainkan untuk ibu, keluarga dan negara.

ASI

ASI

Manfaat ASI untuk Bayi

  1. Nutrien (zat gizi) dalam ASI sesuai dengan kebutuhan bayi.
  2. ASI mengandung zat protektif.
  3. Mempunyai efek psikologis yang menguntungkan bagi ibu dan bayi.
  4. Menyebabkan pertumbuhan dan perkembangan bayi menjadi baik.
  5. Mengurangi kejadian karies dentis.
  6. Mengurangi kejadian maloklusi.

ASI mengandung  zat protektif
Dengan adanya zat protektif yang terdapat dalam ASI, maka bayi jarang mengalami sakit. Zat-zat protektif tersebut antara lain:

  1. Laktobasilus bifidus (mengubah laktosa menjadi asam laktat dan asam asetat, yang membantu memberikan keasaman pada pencernaan sehingga menghambat pertumbuhan mikroorganisme).
  2. Laktoferin, mengikat zat besi sehingga membantu menghambat pertumbuhan kuman.
  3. Lisozim, merupakan enzim yang memecah dinding bakteri dan anti inflamatori bekerjasama dengan peroksida dan askorbat untuk menyerang E-Coli dan Salmonela.
  4. Baca entri selengkapnya »

Syarat dan Ketentuan Pendaftaran Member

Rumah Bersalin Cuma – Cuma ( RBC ) Dompet Dhuafa ( DD ) Bandung memberikan pelayanan berupa; Pemeriksaan kehamilan, persalinan 24 jam, perawatan setelah melahirkan, imunisasi dan pelayanan Keluarga Berencana ( KB ) secara“” “CUMA – CUMA” yang diperuntukan bagi golongan tidak mampu ( dhuafa ).

Untuk mendapatkan pelayanan tesebut, maka terlebih dahulu haruslah tercatat sebagai anggota ( member )di Rumah Bersalin tersebut.

Adapun persyaratannya untuk menjadi anggota sebagai berikut:

  1. Membawa surat keterangan tidak mampu dari RT, RW, Kelurahan dam Mesjid setempat.
  2. Usia kehamilan maksimal 7 bulan.
  3. Mengisi formulir pendftaran dengan dilengkapi persyaratan dilengkapi persyaratan aministrasi berupa:
  • Photo Copy Kartu Keluarga
  • Photo Copy KTP suami / istri
  • Pas photo 4 x 6 ( 2 lembar ) suami / istri
  • Photo Copy Surat Nikah

Informasi:

RUMAH BERSALIN CUMA – CUMA

Gedung Wakaf RBC Komp. Pesantren Atta’zhimiyah

Jl. Holis 448 A Cigondewah bandung

RBC Bandung, Layani Ibu Hamil Gratis

Ibu Hamil

Kehamilan bagi seorang ibu merupakan masa-masa yang paling rawan. Sebelum sang bayi lahir, banyak ritual dan aktivitas yang mesti dijaga ketat. Banyak hal yang jangan dilakukan, atau bahkan banyak hal yang justru harus ditingkatkan.

Kehamilan merupakan masa-masa yang paling menentukan bagi sang bayi. Itulah mengapa banyak ibu hamil yang rutin memeriksakan kandungannya ke dokter atau bidan. Pemeriksaan ini makin sering ketika masa-masa kandungan kian membesar.

Persoalannya, tidak semua orang dapat melakukan pemeriksaan secara rutin, terlebih selalu datang ke dokter, karena faktor dana. Untuk memeriksa kehamilan memang memerlukan biaya. Karena itulah, Rumah Bersalin Cuma-cuma (RBC) Dompet Dhuafa(DD)  Bandung setiap minggu menggelar pemeriksaan kehamilan secara cuma-cuma di sekitar Bandung Raya. Aktivitas ini merupakan pelayanan ekstra dari RBC yang berlokasi  di Jln. Holis No. 448 A Bandung.

Pemeriksaan cuma-cuma yang dilakkan secara rutin di berbagai tempat ini, menurut Tim Fundrising DD Bandung, Adi Rosadi Safari, merupakan bentuk pelayanan kemanusiaan yang dilakukan secara profesional. Selain itu, program rutin ini juga merupakan salah satu jalan untuk melakukan penjaringan member RBC, sekaligus sosialisasi RBC kepada masyarakat. “Jadi kita selalu jemput bola, tidak menunggu bola, walaupun kita selalu melakukan pelayanan cuma-cuma juga di gedung RBC,” tambah Adi.

Masalah petugas, RBC sudah menyiapkan dengan matang. Bidan yang bertugas di RBC seluruhnya berjumlah tujuh orang. Namun, kalau ada pelayanan pemeriksaan kehamilan cuma-cuma di lapangan, selalu menyertakan relawan bidan atau bidan tambahan.
Untuk mengikuti pelayanan pemeriksaan kehamilan secara cuma-cuma ini, masyarakat tidak dikenakan biaya sepeser pun, juga tidak ada persyaratan apa pun, kecuali mendaftar kepada pihak panitia yang telah disiapkan. Hanya saja, bagi mereka yang kemudian direkrut menjadi member RBC akan dilakukan verifikasi terlebih dulu tingkat kelayakan untuk dilayani secara rutin dari sisi kemampuan ekonominya.

Sumber: Alhikmah Online.com

Zakat, Infaq, dan Shadaqah

Zakat

Zakat - Shodaqah

Zakat, infaq, dan shodaqah merupakan kebuktian iman kita kepada allah dan sesama muslim yang membutuhkannya. Kalau kita melihat dari penggunaan ayat-ayat Al-Quran istilah shadaqah, zakat, dan infaq sebetulnya menunjuk kepada satu pengertian yaitu sesuatu yang dikeluarkan. Zakat, infaq dan shadaqah memiliki persamaan dalam peranannya memberikan kontribusi yang signifikan dalam pengentasan kemiskinan.

Adapun perbedaannya yaitu zakatt hukumnya wajib sedangkan infaq dan sedekah hukumnya sunnah. Atau zakat yang dimaksudkan adalah sesuatu yang wajib dikeluarkan, sementara infaq dan shadaqah adalah istilah yang digunakan untuk sesuatu yang tidak wajib dikeluarkan. Jadi pengeluaran yang sifatnya sukarela itu yang disebut infaq dan shadaqah. zakat ditentukan nisabnya sedangkan infaq dan sedekah tidak memiliki batas, zakat ditentukan siapa saja yang berhak menerimanya sedangkan infaq boleh diberikan kepada siapa saja.

Baca entri selengkapnya »

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.